Sun. May 9th, 2021

Ketika melihat bus dan truk, atau mungkin beberapa pickup zaman sekarang, Gansis mungkin akan terheran-heran kenapa bus dan truk, serta beberapa pickup zaman now, tidak memiliki hidung sama sekali. Sementara, mobil-mobil zaman sekarang memiliki hidung yang beberapa mungkin sangat panjang.

Hmm, kenapa truk dan bus, serta beberapa pickup, tak memiliki hidung? Nah, oleh sebab ingin menuntaskan rasa penasaran Agan dan Sista, ane akan bahas 3 alasan kenapa bus dan truk tak memiliki hidung.

  1. Volume Angkut

Bus dan truk serta beberapa pickup sekarang, jika memiliki hidung pasti akan memiliki volume angkut yang terbilang rendah. Ini adalah faktor utama mengapa kendaraan komersil umumnya tak memiliki hidung. Selain itu, bus jika memiliki hidung juga akan memiliki kapasitas penumpang yang lebih rendah.

Dengan tak memakai hidung, volume angkut bisa ditingkatkan. Contoh, sebuah bus besar. Jika memakai hidung, kapasitasnya hanya sekitar 50-54 orang saja dengan dimensi yang sama. Tetapi, jika tak memakai hidung, kapasitas bisa ditingkatkan hingga 59 orang penumpang Gansis. Sama halnya dengan truk dan pickup, jika tak memakai hidung pasti kapasitas lebih besar.

Tentu, dengan kapasitas yang lebih besar, pengusaha bisa memaksimalkan keuntungan. Keuntungan terdongkrak, gaji supir terdongkrak (kalau bosnya mau), dan juga biaya per barang yang dibawa menjadi lebih rendah (biaya jalan lho ya, bukan biaya ke customeremoticon-Ngakak. Terlebih, ada aturan dari pemerintah yang menetapkan batas maksimal panjang truk.

  1. Efisiensi

Bukan bermaksud untuk menjatuhkan atau mempromosikan, jika Gansis melihat pickup seperti pickup-pickup bermoncong zaman dahulu, Gansis akan menyadari bahwa pickup bermoncong umumnya sangatlah panjang, bahkan dapat melebihi 4,5-5 meter untuk varian longnya dengan panjang bak hanya 1,8-2,4 meter saja.

Panjang bak yang hanya 2,29 meter saja, tentu membuat pickup dengan hidung ini terbilang kurang efisien. Sebagai perbandingan saja bukan promosi atau menjatuhkan, pickup modern seperti Isuzu Traga dan Mitsubishi L300, dengan panjang hanya sekitar 4,17-4,57 meter saja, memiliki bak dengan panjang mencapai 2,425-2,8 meter saja.

Tentu, dengan faktor ini, pickup tanpa moncong dapat parkir di tempat yang sempit. Dengan ini, biaya untuk membeli lahan parkir pun menjadi lebih rendah Gansis dan efisiensi akan terdongkrak.

  1. Handling

Pengemudi akan lebih mudah bermanuver dengan truk dan bus tanpa hidung ini. Karena, truk tanpa hidung jika memiliki spion yang cukup (spion anti blindspot) akan lebih mudah dikendarai.

Pandangan ke depan pun tak tertutup oleh bonet atau hidung, terlebih truk bermoncong mempunyai hidung yang umumnya sangat besar. Dengan spion anti blindspot, pandangan ke depan pun akan lebih mudah.

Meski begitu, di Amerika misalnya, masih sangat banyak beredar truk-truk bermoncong. Lihat saja truk-truk buatan Peterbilt, Kenworth, MACK, Freightliner, dan lain sebagainya. Selain itu, merk-merk Eropa dan Jepang juga memiliki truk-truk bermoncong untuk pasar Amerika, seperti Hino X dan XL Series, Volvo VNL Series, Scania T730, dan lain-lain.

Ternyata, itu alasan kenapa truk tak memiliki moncong ya Gansis. Jadi, gimana pendapat Gansis seputar thread ini? Oh iya, ane akan sangat berterima kasih apabila Gansis mengoreksi informasi di thread ane yang salah!

By admin

Leave a Reply